Jumat, 06 April 2012

saat semuanya berakhir dan berawal kembali :)

Hatiku bercampur menjadi satu, mulai dari rasa benci, penyesalan, dan emosi. Semua terjadi begitu saja saat radit memutuskan hubungannya dengan ku. Semua caci dan maki terdengar ditelingaku yang diucapkan olehnya. Air mata dan lantunan kata yang emosi, hanya itu yang aku ingat saat duduk berdua dengannya disebuah cafĂ©. Perasaan ini …seperti …sebuah anak panah yang tepat menembus dalam hatiku. Perasaan yang tak akan pernah aku lupakan.

Saat mulai memasuki masa SMA, dia muncul. Dengan sifatnya yang dingin terhadap perempuan, cuek dan tak acuh pada sekitarnya. ARKKA ADHITAMA, 26 agustus 1996, itu yang aku tahu. Pikiran ku dipenuhi tanda tanya dan penasaran, apa dia bisa takluk hatinya pada seorang perempuan? Semua itu selalu terngiang dipikiranku.
Untuk pertama kalinya dia menyapaku. Bingung, senang, aneh ..itu semua menjadi pertanyaan dibenakku. Mulai dari secara langsung, via sms, dan dunia maya, dia mulai menyapa dan dekat denganku.
Kemudian, perasaan itu datang setelah aku mengenalnya lebih jauh dan mencoba menjadi bagian dari hidupnya. Kapankah perasaan ini bermula ? bagaimana aku harus menjaga hati dan perasaan ini ? tanpa harus menghancurkan hatiku ?
Aku sangat bingung, apa yang harus kulakukan ? aku tak dapat memikirkan apa-apa, kecuali dirinya. Haruskah aku mengubur perasaan ku ini ? atau memberinya tanda bahwa aku sangat menyayanginya dan menginginkannya. Tapi perasaan menginginkannya adalah perasaan cinta, bukan hanya untuk sekedar memiliki. Saat ini, aku tak dapat berpikir jernih, semuanya berada dipikiranku, mengenai dirimu, bagaimana perasan mu, dan semua tentang mu. Hatiku mengendalikan jiwaku.
Hari itu, hatiku berdebar kencang saat aku melirik matanya dengan gugup, tak sanggup mempertahankan tatapanku, tapi juga tak mampu berpaling. Dan semua itu membuahkan hasil. Dengan waktu yang tidak lama aku dan dia saling mengenal satu sama lain, dia mengatakan bagaimana perasaan dia yang sejujurnya. Setiap alunan kata yang terucap dari bibirnya yang merah, sontak membuatku tidak dapat berpaling pada sekitarku, hanya terfokus padanya.

Masa pacaran kami sangat mengasyikan, seakan-akan masa yang kami nikmati berdua itu sebuah novel. Yang kurasakan sekarang ini tentang dirinya adalah …aku selalu tahu bahwa kau adalah anugerah bagiku, kekasihku :)